Ketika sudah memiliki Koperasi Konsumen Lima Dua (K-52), Pertanyaanya siapa yang akan membantu mereka mengelola, mendidik dan menyediakan sarana prasarana? Maka pada tanggal 5 September 2013 yang beralamat di Jalan Y. C. Oevang Oeray, Desa Baning Kota, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat 78612 dengan Akte Notaris : No.21, Tanggal 05 Juni 2014 dan mendapatkan pengesahan dari Badan Hukum: 311/BH/XVII.8/2014, tgl 30 Juli 2014 SK Bupati Sintang: 518/688/KEP/2014, kembali CUKK dan K-52 menginisiasi berdirinya sebuah Koperasi Produsen yang bernama Koperasi Tujuh Tujuh (K-77). 

Visi : Menjadi Koperasi Produsen Andalan Petani di Kawasan Timur Kalimantan Barat. 

Misi : Menyediakan sarana produksi dan pelayanan yang memenuhi kebutuhan petani anggota CUKK dan membantu meningkatkan pendapatan petani. 


Dan Mengapa didirikan:

a) Anggota CUKK mayoritas adalah petani ( karet, sawit, dll)

b) Pupuk sulit didapat dipasaran

c) Harga pupuk sangat mahal, biaya produksi tinggi

d) Tidak ada pembinaan  petani dari perusahaan ( sawit )

e) Produktivitas petani masih relatih rendah

f) Harga produk petani dibeli sangat rendah

g) kebutuhan anggota tidak hanya simpan dan pinjam (uang)


    Selain itu, K-77 juga lahir karena kebutuhan para anggota CUKK yang mayoritasnya adalah petani karet dan sawit, yaitu kebutuhan akan pupuk dan energi terbarukan. K-77 telah membantu anggota dalam pendirian PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) yang terkenal dengan ramah lingkungan. Mengapa? Karena PLTMH erat kaitannya dengan menjaga lingkungan. Jika hutannya rusak, maka PLTMH terancam akan berhenti beroperasi karena sumber air akan punah. K-77 juga membantu anggota dalam penyediaan dan pemasangan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), termasuk untuk 6 kantor CUKK. Dimasa yang akan datang, K77 diharapkan  mampu menjadi distributor pupuk tingkat nasional dan memberdayakan petani sawit, padi dan petani aren dengan baik.