Kita hidup di dunia ini seperti sedang ziarah ke suatu tempat. Pergi lalu pulang. Ada juga yang bilang hidup di dunia seperti numpang lewat, setelah itu mati. Jadi, pertanyaannya adalah “Apakah selama hidup di dunia ini penuh dengan pengalaman yang menarik? Layak dikenang? Atau justru menderita, tidak bahagia, lalu mati miskin.

Ada hasil penelitian yang menarik dilakukan di Yale University, Amerika Serikat. Dari sekian banyak orang yang terlibat dalam penelitian ini, dua puluh tahun kemudian mereka diteliti ulang, ternyata hanya 3% yang sukses secara keuangan, sisanya 97% gagal dan masih tetap miskin. Saya mau katakan bahwa yang 97% itu akan mati dalam keadaan miskin. Mudah-mudahan bukan anda yang sedang membaca artikel saya ini.

Nah... inilah rumus kalau anda mau mati miskin, jika itu memang pilihan anda. Ini bukan kata saya, tapi kata Napoleon Hill, penemu filsafat kesuksesan dan penulis buku Berpikir dan Menjadi Kaya. Totalnya ada 31 cara mati miskin:

1. Latar belakang keturunan yang yang tidak menguntungkan.

2. Kurang jelasnya tujuan hidup – tak punya mimpi atau tak berani bermimpi.

3. Kurangnya ambisi untuk mencapai sesuatu yang luar biasa – acuh tidak acuh sehingga tak ingin memajukan keadaan hidupnya, dan tidak berani berkorban untuk maju.

4. Pendidikan yang tidak memadai – orang-orang digaji bukan hanya atas apa yang mereka ketahui, tapi terutama lebih karena apa yang mereka lakukan dengan pengetahuan itu.

5. Kurangnya disiplin diri – seseorang harus mengendalikan segala sifat negatifnya.

6. Kesehatan yang buruk – tidak ada orang yang bisa menikmati keberhasilan tanpa kesehatan yang baik.

7. Pengaruh buruk lingkungan di masa kecil.

8. Suka menunda pekerjaan.

9. Kurangnya kekuatan tekad.

10. Kepribadian yang negatif.

11. Kurangnya kendali gairah seks.

12. Keinginan tak terkendali untuk mendapatkan sesuatu tanpa alasan.

13. Kurangnya kekuatan pengambilan keputusan.

14. Salah satu ketakutan mendasar atau lebih – ketakutan harus ditaklukan sebelum anda bisa benar-benar serius menawarkan keahlian anda.

15. Pemilihan pasangan hidup yang keliru – kegagalan pernikahan selalu ditandai oleh kesedihan dan sakit hati yang menghancurkan segala ambisi.

Ok... mari kita rehat dulu. Tapi, anda masih tertarik ingin tahu sisanya? Bacalah artikel lanjutannya pada bulan depan ya? Cerna dulu yang 15 cara di atas dan renungkan. Jika ada salah satu saja terkena kepada anda, maka waspadalah anda mungkin akan mati dalam keadaan miskin kelak.***