Salah satu tombol yang ada di dalam diri kita adalah tombol rasa takut. Apakah anda merasakannya? Saya juga sering kali merasakannya. Jika salah kelola diri, maka rasa takut ini akan menyebabkan kita tak pernah bisa maju. Saya rasa orang yang dalam hidupnya tidak maju-maju, mungkin saja pemicunya adalah rasa takut ini. Rasa takut menjadi biang keladinya. Untuk bisa maju, maka orang tersebut harus berani mengambil risiko. Coba bayangkan seorang nelayan yang hidupnya mencari ikan di laut. Nelayan yang tidak berani ambil risiko hanya mencari ikan di dekat pantai. Ia hanya mendapatkan ikan yang kecil-kecil. Ikan-ikan teri saja. Sementara nelayan yang berani mengambil risiko, ia pergi jauh dari pantai, berkilo-kilo meter jauhnya. Ia mendapatkan ikan yang besar. Itu pasti. Jadi, agar berani mengambil risiko, maka orang tersebut harus mampu mengelola rasa takut.

Apa saja rasa takut itu?

Rasa Takut Pertama adalah KEKURANGAN INTELEKTUAL. Merasa diri tidak cukup cerdas. Mereka merasa bahwa mereka tidak sekolah, tidak punya gelar, tidak punya pengetahuan, pemikiran untuk mencapai impian mereka. Rasa takut ini akan mengambat orang untuk mengungkapkan siapa diri mereka. Mereka pasti akan rendah diri kalau dihantam rasa takut ini.

Rasa Takut Kedua adalah KEKURANGAN FISIK. Merasa tidak punya tubuh yang pas: kurang tinggi, kurang keren, kurang ganteng atau cantik, terlalu tua, dan lain sebagainya. Kadang-kadang pandangan orang tentang kondisi tubuh mereka akan menghambat mereka menciptakan kehidupan yang menyenangkan untuk mereka. Hal ini akan menyebabkan mereka merasa tidak mampu untuk terus mengejar impiannya.

Rasa Takut Ketiga adalah KEGAGALAN. Ketakutan akan gagal dapat melumpuhkan anda dan menghambat anda untuk mempercayai kemampuan anda sendiri. Untuk meminimalisasi munculnya rasa takut ini, maka orang fokus pada sesuatu yang mereka tahu dan mampu mereka lakukan dan tidak memaksa diri melakukan sesuatu yang mereka tidak sukai.

Rasa Takut Keempat adalah KEKURANGAN. Ada orang yang hanya ingin saja melakukan sesuatu, tapi tak pernah melakukannya. Mengapa? Rasa takut inilah penyebabnya. Mungkin mereka takut kehilangan uang mereka, jika itu menyangkut masalah uang. Melakukan apa yang anda sukai dan menyukai apa yang anda lakukan merupakan cara yang paling ampuh untuk mencari kekayaan.

Rasa Takut Kelima adalah adalah PENILAIAN MASYARAKAT. Takut ditolak oleh orang-orang di sekitar mereka. Jika mereka mengejar mimpi-mimpinya, mereka waswas, akan pasti ada pelecehan dan penolakan yang mengikuti kemana pun mereka pergi. Memikirkan ini terus menerus akan membuat orang itu patah semangat. Rasa takut ini sangat mematikan.

Rasa Takut Keenam adalah adalah PENOLAKAN. Anda mungkin pernah mengalami rasa takut ini. Pengalaman anda membuktikan bahwa rasa takut ini, kalau tak sanggup melawannya, maka akan membuat seseorang bertindak ragu-ragu, atau bahkan mati kutu. Perlu upaya yang luar biasa untuk mengatasi rasa takut ini.

Rasa Takut Ketujuh dari 7 Rasa Takut adalah OTORITAS. Banyak orang yang takut menjalani hidup yang berbeda dengan sistem keyakinan yang dianut oleh banyak orang atau penguasa (ototoritas). Orang tersebut hanya ikut arus saja. Tak berani keluar dari zona nyaman atau berpikir dan bertindak dengan cara yang berbeda. Contoh otoritas yang menimbulkan rasa takut adalah lembaga agama, otoritas akademis, otoritas orang tua, otoritas atasan, otoritas profesional, dan sebagainya.

Nah... apakah penting kita mengelola rasa takut ini agar kita dapat tumbuh sesuai potensi yang diberikan oleh Tuhan. Potensi tumbuh pohon rambutan dan pohon tapang berbeda kan? Tapi pohon-pohon itu mampu tumbuh sesuai potensinya. Bagaimana dengan anda?