Keling Kumang Group ikut berpartisipasi dalam konferensi tingkat asia tenggara di Cebu, Filipina. Konferensi yang juga disebut sebagai “Asia Pacific Cooperative Youth Summit 2.0” dihadiri oleh 120 peserta dari 16 negara. Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 17 - 22 Agustus ini sangat interaktif dimulai dari kegiatan berbagai sesi workshop yang difasilitasi oleh 20 orang pembicara dari berbagai negara tentang koperasi di sektor bisnis. Kegiatan itu sendiri dilaksanakan di Hidden Valley resort yang dikelola oleh LAMAC Multi Purpose Cooperative. Pada Hari pertama kegiatan, dimulai dengan kata sambutan dari Mr. Balu Iyer sebagai Regional Direktur International Cooperative Alliance (ICA) untuk wilayah Asia Pasifik. Setelah melakukan beberapa sesi presentasi oleh pembicara, dilanjutkan dengan makan siang yang dihidangkan dengan makanan lokal dan cara makan ala Filipina. Kemudian acara dilanjutkan dengan terjun langsung ke lapangan di beberapa lokasi seperti pertanian organik dan peternakan susu kerbau perah. Peserta diajarkan untuk belajar cara mengolah pot bunga dari bahan kulit kelapa, belajar cara untuk stek tanaman kakao yang baru berusia 3 bulan, belajar membuat pupuk organik baik dari bahan dasar sisa tumbuh-tumbuhan dan kotoran kerbau, peserta juga diajarkan cara menanam padi secara tradisional di sawah. Kegiatan yang dilakukan di lapangan kurang lebih selama 3.5 jam itu sangat memberikan banyak pengetahuan kepada peserta.

Pada malam harinya, agenda dilanjutkan dengan acara malam kebudayaan dengan semua peserta yang diwajibkan memakai pakaian tradisional dari negara masing-masing. Pada sesi ini, perwakilan dari Keling Kumang Group (KKG) yang mengenakan pakaian etnik dayak, berhasil dinobatkan sebagai peserta dengan pakaian tradisional terbaik untuk kategori perempuan, sedangkan pakaian tradisional terbaik untuk kategori laki-laki dinobatkan kepada salah satu peserta yang berasal dari Bhutan.

Selain itu, sesi yang dinamakan “Co-op Pitch” adalah program yang sangat ditunggu-tunggu. sesi ini adalah dimana ada 11 negara yang berpatisipasi untuk mempresentasikan ide bisnis model yang akan dijalankan atau baru dijalankan di usaha koperasi yang mereka naungi. Lima orang juri berpengalaman dari berbagai negara menjadi penentu ide model bisnis koperasi seperti apa yang akan menjadi pemenang. Setelah hampir satu hari melakukan penilaian, sebuah koperasi dari Singapura berhasil meraih Juara 1 sebagai pemenang “Coop Pitch”.Selain terjun langsung ke lapangan dan mengikuti sesi kelas bersama narasumber, peserta juga dibawa untuk berwisata ke beberapa wilayah turis di Cebu seperti Oslob dan Bohol. Keindahan kepulauan Cebu yang dikelilingi lautan biru menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis lokal dan mancanegara.

Kegiatan ini memberikan banyak manfaat, selain menambah ilmu dan pengetahuan yang dapat diterapkan langsung pada program kerja KKG, kegiatan ini juga memperluas jaringan mitra kerja KKG di tingkat dunia. Hal tersebut dibuktikan dengan direkomendasikannya perwakilan KKG untuk bergabung menjadi Komite Koperasi Pemuda tingkat Asia Tenggara. Aktifnya KKG pada kegiatan internasional diharapkan dapat membantu meningkatkan nama dan kinerja KKG di mata dunia dan juga dapat berdampak baik pada keberlangsungan lembaga serta anggotanya. [YTY]