Keling Kumang Group kembali menfasilitasi masyarakat Desa  Riam  Batu  Kecamatan  Tempunak   dalam penyusunan AD-ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga) Koperasi Tuja Tapang tanduk (3T), mengingat sebelumnya pada tahun 2017 masyarakat setempat, telah bersepakat untuk bersama-sama mendirikan Koperasi 3T.

Koperasi  ini  didirikan  sebagai  rencana  tindak  lanjut dikembangkannya Ekowisata di Dusun Lebuk Lantang Desa Riam Batu. Di tempat tersebut layak untuk dikembangkan dan dilestarikan mengingat, hutan masih terjaga dan di tambah pesona bukit Saran dan sungai di sekitar menjadi pemanis dan daya tarik tersendiri.

Dalam hal ini KKG terdorong untuk berpartisipasi memberikan kontribusi dalam mendamping program dan rencana kerja kedepan supaya  desa ini semakin di kenal banyak orang sehingga dapat menjadi objek bagi para wisatawan untuk mempelajari banyak hal mengenai alam dan sebagai tempat refreshing dan sumber penghasilan baru bagi masyarakat setempat. Pengembangan Ekowisata di Lebuk Lantang saat ini di dukung dengan pembangunan dua unit homestay berbentuk rumah panjang. Masing-masing memiliki 4 bilik yang dapat menampung 3 orang pengunjung pada setiap biliknya, bagi para pengunjung yang menyukai suasana alami tempat seperti ini sangat cocok untuk dijajaki.

Dalam perjalanannya, Koperasi 3T  telah memiliki kepengurusan namun ada beberapa kendala yang ditemui ketika proses pemastian tersebut berjalan oleh karena itu Keling Kumang Group bersama pemerintah Desa Riam Batu bersepakat untuk mengadakan workshop penyusunan AD-ART Koperasi 3T yang dilaksanakan pada 26 November 2018.

Dipimpin langsung oleh Mikael Sebagai Ketua KKG serta Plt MD Hilarius Gimawan yang turut mendampingi kegiatan tersebut. Peserta yang hadir dalam Workshop ini adalah pendiri Koperasi 3T, kepala desa serta perangkat desa, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat yakni sebanyak 38 orang di Balai Desa Lanjau selama sehari. Muntai, Kepala Desa  setempat  menyambut  baik  kegiatan  ini,  dalam sambutannya Muntai mengajak masyarakat setempat dapat melanjutkan proses-proses keberlanjutan Koperasi 3T yang telah dibentuk dan mengucapkan banyak terima kasih kepada KKG yang telah bersedia mendampingi dalam penyusunan AD-ART Koperasi 3T. Melalui pertemuan ini masyarakat  sepakat  bermusyarawah  menentukan kepengurusan yang baru, bermusyawarah menyepakati Logo Koperasi 3T sehingga terbentuk sebuah visi dan misi yang menjadi cita-cita bersama yaitu “Menjadikan Koperasi ekowisata terbaik dan terpercaya di Kabupatan Sintang”.

Mikael menyampaikan tanpa kerjasama yang baik, dan komunikasi yang baik, serta tanpa ada nya keinginan untuk membuat dan melaksanakannya tentu yang dilakukan tidak akan pernah berarti.

“Apa yang kita susun hari ini merupakan perjalanan yang harus kita lakukan untuk beberapa tahun kedepan dan merupakan perjalanan yang cukup panjang, sehingga apa yang  telah  direncanakan  dan  disusun  bersama  dapat berjalan dengan baik dan   memberikan manfaat yang berguna, terutama bagi masyarakat setempat, bagi lembaga dan bagi kita semua”. tutur Mikael.(DK)